<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods ID="29588" version="3.3">
<titleInfo>
<title>Seri Pedoman Praktis Manajemen Luka</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maya L., Marison</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>EGC</publisher>
<dateIssued>2003</dateIssued>
<issuance>continuing</issuance>
<frequency>Weekly</frequency>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv, 285 hlm.; 21 cm.</extent>
</physicalDescription>
<relatedItem type="series">
<titleInfo>
<title>Fisiologi Penyembuhan Luka</title>
</titleInfo>
</relatedItem>
<note>Minat saya dalam perawatan luka dimulai ketika saya masih menjadi seorang peserta didik keperawatan. Pelatihan telah membuka cakrawala peserta didik terhadap banyak pengalaman baru. &quot;Orang awam&quot; dalam diri saya merasa terkejut saat pertama kali melihat dan mencium bau luka dekubitus luas da terinfeksi yang mengharuskan saya menjulurkan tangan ke dalamnya. Pikiran&quot;profesional&quot; dalam diri sayaingin mengetahui prinsip-prinsip di balik pengobatan luka untuk meringankan penderitaan yang sangat menyakitkan. Setiap perawat peserta didik akan mengatakan pada anda bahwa banyak staf terlatih yang tidak senang mendapatkan berbagai pertanyaan.Ketika,pada tahun berikutnya,saya dengan ragu-ragu menanyakankepada staf yang lebih bersahabat tentang rasional dibalik balutan yang biasa mereka lakukan,jawaban yang sayadapat tidakmembuat saya makin dekat dengan prinsip-prinsip yang saya cari. Alasan yang saya dapatkan untuk balutan yang dipilih termasuk:&quot;Suster suka melakukan balutan dengan cara ini.&quot;&quot;Kita mempunyai balutan itu di lemari.&quot; Tampaknya harus melakukan trik tertentu untuk Nyonya Brown.&quot;dan &quot;Seorang perwakilan telah datang minggu lalu serta memberikan kita beberapa contoh untuk dicoba.&quot; Selama ini tidak pernah ada salah seorang dari perwakilan tersebut yang memberi kami suatu formulir untuk mengevaluasi pelaksanaan pembalutan. Bagaimana kami dapat mengatakan apakah luka tersebuttelah mengalami penyembuhan atau justru mengalami kemunduran bila perawat yang mengganti balutan selalu berbeda setiap hari? Jika sebuah luka benar tampak membaik, apakah ini disebabkan oleh usaha terbaik kita atau disebabkan oleh yang lain.</note>
<subject authority=""><topic>luka</topic></subject>
<classification>617.1</classification><identifier type="isbn">9794485330</identifier><recordInfo>
<recordIdentifier>29588</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-06-09 14:07:17</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-06-09 14:07:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>