<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods ID="34715" version="3.3">
<titleInfo>
<title>Interaksi Obat</title>
</titleInfo>
<name type="" authority="">
<namePart></namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Richard Harkness</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Bandung</placeTerm></place>
<publisher>ITB Bandung</publisher>
<dateIssued>1989</dateIssued>
<issuance>continuing</issuance>
<frequency>Weekly</frequency>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Buku Teks</form>
<extent>16a, 310 hlm. ; 21 cm.</extent>
</physicalDescription>
<relatedItem type="series">
<titleInfo>
<title>Drug Interactions handbook</title>
</titleInfo>
</relatedItem>
<note>Iteraksi oabat yang merugikan menyebabkan ribuan orang harus dirawat di rumah sakit di Amerika Serikat setiapp tahun. Selama satu tahun baru-baru ini di sejumlah apotik menunjukan bahwa hampir  satu dari empat pasien yang mendapatkan resep penah mengalami interaksi obat yang berarti pada suatu saat tertentu dalam tahun tersebut. Interaksi demikian telah menimbulkan gaangguan yang serius sehingga kadang-kadang menyebabkan kematian. Untunglah jumlah interaksi yang menimbulkan kematian ini hanya sebagian kecil dari jumlah interaksi obat seluruhnya yang terjadi. Yang lebih sering terjadi adalah interaksi yang meningkatkan toksisitas atau turunnya efek terapi pengobatan sehingga pasien tidak merasa sehat kembali atau tidak cepat sembuh sebagaimana seharusnya. Kadang-kadang interaksi sama sekali tidak memberikan simptom yang dapat diamati. Penyakit kronis seperti hipertensi,diabetes,dan penyakit jantung kemungkinan tidak terkendalikan sebagaimana mestinya. Jika dokter tidak mengetahui adanya interaksi obat,ia mungkin mengambil keputusan pengobatan yang salah. Obat yang ada saat ini sangat efektif dan sangat berkhasiat. Interaksi yang terjadi merupakan masalah yang besar. Sangatlah sulit bagi seorang dokter atau apoteker yang sibuk untuk meluangkan waktu memantau interaksi obat bagi tiap pasien,walaupun dokter atau apoteker yang bersangkutan sedang mencari berbagai kemungkinan interaksi. Bila kita simak masalah ini dan kenyataan bahwa banyak pasien menerima pengobatan ganda-termasuk obat bebasyang digunakan sendiri-serta banyak dokter atau apoteker sendiri mungkin tidak menyadari interaksi berbahaya pada umumnya,dapatlah anda bayangkangawatnya masalah ini.</note>
<subject authority=""><topic>Obat</topic></subject>
<subject authority=""><></></subject>
<classification>616.704 5</classification><identifier type="isbn">9798001338</identifier><recordInfo>
<recordIdentifier>34715</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-03 14:27:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-03 14:27:00</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>