| Abstract/Notes |
Pada Seminar Kesehatan yang diselenggarakan oleh perusahaan Food Supplement di aula pertemuan suatu rumah sakit swasta elite kawasan jakarta disediakan pula stan untuk pemeriksaan kesehatan dengan metode Live Blood Analisys (LBA). Kebetulan penulis juga hadir di situ sebagai narasumber,selain juga mengunjungi stan LBA tersebut yang sedang melakukan pemeriksaan. Nampaknya Pasien/klien yang diperiksa adalah seorang mahasiswi kedokteran co-as yang diiringi beberapa temannya. Awalnya ia tampak mengikuti proses pemeriksaan LBA dengan respek dan antusias,tetapi ketika pemeriksa (yang kebetulan bukan dokter dan minim pemehaman dalam bidang medis)menjelaskan tayangan slid hasil pengamatan mikroskopis darah basah dan darah kering melalui screen LCD laptop,ekspresi sang paien berubah sinis ketikamendengar penjelasan pemeriksa-karena lingkup konteks implikasi bahasa pemeriksa hanya berkisar "...darah Anda bagus,tidak kental dan lengket,tapi...banyak radikal bebas...."Atau"...darah anda keasamanya tinggi ..."Mahasiswibeserta teman-temannya itu seketika terkekeh apriori sambil melontarkan komentar :"...apanya darah ya, yang dianalisis? statement analisisnya benar-benar ngocol". |