<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods ID="36016" version="3.3">
<titleInfo>
<title>Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan bidan</title>
</titleInfo>
<name type="" authority="">
<namePart></namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Prof. dr. Ida Bagus Gde Manuaba, DSOG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>EGC</publisher>
<dateIssued>1998</dateIssued>
<issuance>continuing</issuance>
<frequency>Weekly</frequency>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Buku Teks</form>
<extent>x, 507 hlm. ; 15,5 x 24 cm.</extent>
</physicalDescription>
<relatedItem type="series">
<titleInfo>
<title>Kandungan, keluarga Berencana</title>
</titleInfo>
</relatedItem>
<note>Obstetri dan Ginekologi sejarah pelayanan kebidanan di Indonesiasangat menyedihkan,dan boleh dikatakan terlantar. Di Jaman beliau pertolongan persalinan seluruhnya dilakukan oleh dukun beranak sehingga banyak penyulit dan kematian yang menimpa masyarakat. Setelah beliau menamatkan pendidikan keahlian di Jakarta di bawah bimbingan Prof.Remeltz dan Prof.de Snow,beliau mendapat tugas di cirebon sebagai dokter daerah yang secara langsung dapat melihat penderitaan rakyat akibat pertolongan persalinan yang kurang memenuhi syarat. Sudahtentu angka kematian ibu dan perinatal sangat tinggi sebagai akibat langsung dari pertolongan persalinan seperti perdaraha,infeksi dan gestosis. Beliau memberikan laporan tentang penyulit dan kematian ibu serta anak menjelang Perang Dunia II Kepada Pemerintah Belanda dan ditinjau oleh Prof.Remeltz. Hasilnya adalah diluluskannya permintaan beliau untuk mendirikan sekolah bidan di Cirebon. Sangat disayangkan bahwa rntisan beliau untuk mendirikan sekolah bidan terbentur oleh pecahnya Perang Dunia II,sehingga gagasan beliau tertunda. Syukurlah gagasan beliau diteruskan oleh dokter. Soetomo Joedosapoetro di cirebon karena Prof.M.Toha dipindahkan ke Surabaya untuk memimpin bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Cabang Universitas Indonesia. Oleh karena itu,dalam rapat PB POGI di Jakarta baru-baru ini kami mengusulkan agar diberikan Penghargaan M.Toha kepada mereka yang dianggap berjasa dalam pengabdian masyarakat dan rapat menyetujui usulan tersebut. Penulis sendiri merasa bersyukur karena langsung pernah menjadi murid beliau ketika menempuh spesialisasi di Fakultas Kedokteran Universitas Airlannga.</note>
<subject authority=""><topic>Penyakit Kandungan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Keluarga berencana</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kebidanan</topic></subject>
<classification>618.1</classification><identifier type="isbn">9794483753</identifier><recordInfo>
<recordIdentifier>36016</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-06 09:24:46</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-06 09:24:46</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>