Latar Belakang: Resiko perilaku kekerasan timbul ketika seseorang tidak mampu
mengatasi koping yang baik dalam mengatasi stressnya, tidak mampu mengenal
stimulus yang akan dihadapi, dan tidak dapat mengendalikan dorongan untuk
melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, dan
lingkungan secara fisik maupun emosional. Pada penderita resiko perilaku kekerasan
ada beberapa penatalaksanaan untuk menajemen emosional, salah satunya
menggunakan cara non farmakologis yaitu terapi musik. Tujuan : dari literature
review adalah memperoleh gambaran rinci mengenai pengaruh terapi musik pada
pasien dengan resiko perilaku kekerasan dari berbagai referensi. Metode : Penulisan
artikel ini menggunakan penelusuran literature melalui berbagai database Google
Scholar, Garuda (Garba Rujukan Digital), dan Base (Bielefeld Academic Search
Engine).Sumber kajian literatur yang telah terpublikasi dengan rentang tahun
penerbitan 2011-2021. Hasil : setelah dilakukan analisis kajian literatur menunjukan
menunjukan bahwa terapi musik mampu menurunkan tanda dan gejala serta
meningkatkan kemampuan mengontrol diri pada pasien dengan resiko perilaku
kekerasan. Kesimpulan : berdasarkan hasil literature review dapat disimpulkan
bahwa terapi musik memiliki pengaruh yang efektif untuk menurunkan perilaku
kekerasan yang dialami oleh pasien.
Kata kunci : Reriko perilaku kekerasan, terapi musik, menurunkan tanda dan gejala.
Ketersediaan
TA-00361
Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
TA-00361
Penerbit
Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III :
Bekasi.,
2021