SELAMAT DATANG
REPOSITORY POLTEKKES KEMENKES JAKARTA III

PENGARUH PROSEDUR KOMPRES DINGIN TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PASIEN FRAKTUR (literature review)

No image available for this title
Fraktur atau patah tulang merupakan terputusnya kontinuitas jaringan, penyebab
fraktur paling sering terjadi akibat trauma eskternal langsung dan tidak langusng,
namun dapat juga disebabkan oleh beberapa kelainan tulang. Organisasi kesehatan
dunia (WHO) mencatat pada tahun 2011 hingga 2012 terdapat lebih dari satu juta
orang menderita fraktur akibat kecelakaan lalu lintas. Salah satu tanda gejala fraktur
adalah nyeri. Fraktur menimbulkan respon berupa nyeri yang menyebabkan rasa tidak
nyaman, sedangkan rasa nyaman adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Untuk
mengurangi nyeri, terdapat 2 terapi yang dapat digunakan yaitu terapi farmakologi dan
terapi non farmakologi. Terapi non famakologi adalah sebuah terapi untuk mengurangi
rasa nyeri namun di luar dari pemberian obat. Salah satu terapi non farmakologi yang
dapat digunakan adalah kompres dingin. Pada beberapa penelitian yang telah
dilakukan, kompres dingin terbukti dapat mengurangi nyeri. Penulisan karya tulis
ilmiah ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pengaruh prosedur
kompres dingin terhadap nyeri pada pasien fraktur. Penulisan karya tulis ilmiah ini
menggunakan desain studi literatur review. Hasil penelitian didapatkan bahwa
kompres dingin dapat menurunkan nyeri pada pasien fraktur.
Ketersediaan
TA-00497Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

TA-00497

Penerbit

Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III : Bekasi.,

Deskripsi Fisik

30 cm

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

-

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Subyek

FRAKTUR

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain
Komentar

Pilih Bahasa

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.